Resep yang saya peroleh dari alm Bu Ella tetangga depan rumah yg asli betawi.
Sudah 5 kali buat rasanya selalu manis, dan tidak ada yg ngletis (kata orang jawa jika ada ketan yg belum tanak). Idul fitri tahun ini saya buat juga dan ini sudah tahun ke 3 saya selalu buat menu ini tiap hari raya, dan beberapa kali kadang jika ingin bawa makanan u teman-teman di kampus.
Bahan:
1 liter ketan hitam yang sudah di sosoh
1 liter ketan putih kualitas 1
1 butir ragi haluskan (sebelumnya dijemur terlebih dahulu)

Cara:
1. Cuci bersih dan rendam selama 12 jam ketan hitam dan putih (gabung saja)
2. kukus ketan sampai 1/2 matang
3. Masih tetap dalam langseng/sarangan angkat dan siram dengan air dingin sambil diaduk rata,
4. kukus kembali sampai matang
5. Angkat dan letakkan di wadah yang rata tunggu sampai dingin
6. Ayak ragi yang sudah dihaluskan secara merata di atas ketan yg sudah dingin, balik2 sampai rata.
7. masukkan dalam wadah yang ada tutupnya, (kalau saya wadah yang transparan sehingga terlihat proses fermentasinya).
8. Tutup wadah dan simpan, tunggu 2×24 jam

Jika sudah segera dibuka dan masukkan kulkas untuk menghentikan proses fermentasi. Jika di sumatera barat bisa dinikmati dengan ketupat ketan atau lemang, di betawi dengan uli.
Selamat mencoba.